Untitled Document

Latar Belakang IMEU WISMP

Water Resources and Irrigation Sector Management Program (WISMP) merupakan proyek pinjaman dari Bank Dunia dalam rangka penerapan kebijakan baru pengelolaan sumber daya air di Indonesia. Proyek ini diharapkan dapat terlaksana di 14 propinsi dan lebih dari 78 kabupaten. Tujuan proyek adalah (a) meningkatkan produktivitas, keadilan, dan keberlanjutan pendayagunaan air dan sumber daya terkait dalam satu wilayah sungai; (b) meningkatkan kinerja kepemerintahan dan pelayanan air kepada masyarakat; (c) mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan masyarakat pedesaan (termasuk wanita, masyarakat lokal dan daerah terisolasi) dan (d) mempelopori peningkatan kesehatan masyarakat dan lingkungan (termasuk keragaman hayati).

Bank Dunia melalui Indonesia Water Resources and Irrigation Reform Implementation Program ( IWIRIP ) membantu pemerintah Indonesia dalam penyiapan Water Resources and Irrigation Sector Management Program ( WISMP ) dengan sumber pendanaan Loan No. 4711-IND; Credit IDA CR.3807; Grant GON TF 052124. Untuk itu IME WISMP akan melakukan kegiatan monitoring dan pengumpulan data terhadap keseluruhan aspek program WISMP phase I (input, proses, output, dan dampak), kemudian menganalisis dan mengevaluasi atau melakukan penilaian terhadap pencapaian tujuan proyek yang direncanakan telah disesuaikan dengan Undang Undang No. 7 Tahun 2004.

Kesatuan Tim IME ini merupakan peneliti yang independen atau merupakan suatu organisasi konsultan dalam rangka mencari formula / sistem dari indikator-indikator untuk membentuk suatu sistem/tools monitoring dan evaluasi yang nantinya akan digunakan oleh konsultan, LSM atau instansi yang terkait dengan prinsip manajemen / pengelolaan suatu organisasi yang memiliki informasi tentang kemajuan kerja, masalah dan hasil dari proyek WISMP. Informasi ini akan tertuju pada hasil pemilihan proyek dan akibatnya (pada kemiskinan, hasil produksi, keadilan, lingkungan, tingkat sosial, pemerintahan, pembiayaan serta pada proses kualitas lainnya).

Dengan memonitor masukan dari Proyek WISMP serta mengevaluasi hasil dan akibatnya yakni ditingkat Nasional, Propinsi, Kabupaten, Wilayah Sungai dan tingkat sistem irigasi serta menyediakan forum penyampaian keluhan dan masukan dari seluruh pihak terkait, yang mencakup pengadaan Kotak Pos berlangganan serta media komunikasi permanen lainnya seperti alamat, telepon, faksimili, dan situs internet mengenai kegiatan Proyek WISMP yang diharapkan dapat menghasilkan perbaikan / peningkatan proyek WISMP I .

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (M&E) secara umum merupakan salah satu alat manajemen untuk belajar dari pengalaman (keberhasilan dan kegagalan) sebagai input perbaikan kinerja yang lebih baik bagi setiap pengelola program pembangunan pada masa mendatang. Monitoring didefinisikan sebagai sistem pengawasan yang digunakan oleh penanggungjawab suatu program untuk memastikan semua kegiatan berjalan sesuai rencana dan bahwa sumber daya tidak terbuang. Sedangkan evaluasi merupakan proses penilaian dari dampak suatu program yang dikembangkan, terutama atas pengguna yang dituju dan tujuan akhir yang diharapkan.

Walaupun Monitoring dan Evaluasi (M&E) merupakan 2 (dua) kegiatan yang memiliki fungsi berbeda, namun satu sama lainnya mempunyai keterkaitan sangat erat dalam mencapai keberhasilan program. Kegiatan M&E dilaksanakan dalam rangka mengumpulkan data dan informasi agar pengelola program dapat melakukan pencocokan rencana dan realisasi kegiatan di lapangan serta peninjauan atas kemajuan pelaksanaan kegiatan dan mengambil tindakan sesuai kepentingan pencapaian tujuan. Monitoring dan Evaluasi (M&E) dalam kerangka pendefinisian tersebut merupakan unsur-unsur dalam manajemen bantuan pembangunan.

Pengertian M&E dalam kerangka program WISMP merupakan sistem pengawasan dan penilaian yang digunakan oleh penanggungjawab program WISMP untuk memastikan bahwa input program kegiatan (sumber daya) dapat dilaksanakan sesuai rencana serta memberikan keluaran dan dampak positif terhadap sasaran pengguna dalam mencapai tujuan akhir program.

Untuk mencapai tujuan akhir tersebut maka ada beberapa tugas yang harus dilakukan oleh tim M&E dalam melakukan proses monitoring dan evaluasi antara lain dengan menyediakan forum penyampaian keluhan & masukan dari seluruh pihak terkait, yang mencakup pengadaan kotak pos berlangganan serta media komunikasi permanen lainnya seperti alamat, telepon, faksimili, dan situs internet dan membantu pengelola program kegiatan dan pihak terkait antara lain dalam mengidentifikasi masalah, menentukan indikator dan mekanisme monitoring serta proses penilaian dalam menjawab pencapaian tujuan proyek yang diharapkan.

Salah satu mekanisme M&E yang ditetapkan adalah mekanisme yang melibatkan peran aktif masyarakat, yang akan difasilitasi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi Independen. Tim ini beranggotakan unsur perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, dan/atau konsultan yang melaksanakan tugas secara independen. Tugas utama Tim M&E Independen adalah memfasilitasi tanggapan dan reaksi seluruh pihak serta menyediakan media penyampaian keluhan dan masukan terhadap pelaksanaan proyek. Media dimaksud dapat digunakan oleh masyarakat secara terbuka untuk memberikan informasi terkait pelaksanaan proyek untuk selanjutnya ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan atau koreksi.

Tim M&E Independen melaksanakan tugas di bawah koordinasi National Steering Committee (NSC) yang memiliki wewenang dalam pelaksanaan pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh proyek berbantuan luar negeri terkait pembangunan sumber day

..:: IMEU WISMP Official WebSite ::..

Google Search

OnLine WITH


Yulika
Kurnia

Kalender Kegiatan

Tue, 09 Feb 2010
Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28
Selengkapnya...